Agar Tak Menyesal, Perhatikan Ini Sebelum Beli Power Bank

Agar Tak Menyesal, Perhatikan Ini Sebelum Beli Power Bank

Naviri Magazine - Handphone atau HP sudah menjadi kebutuhan sehari-hari, dari sekadar untuk berkirim pesan, membaca berita terbaru, berselancar di internet, sampai untuk memesan berbagai hal. Karena kebutuhan pada HP bisa dibilang selalu dan terus menerus, kita pun kadang mengalami masalah baterai yang cepat habis.

Baterai yang cepat habis tentu wajar karena penggunaan yang terus menerus. Untuk mengatasinya tentu mudah, cukup isi ulang baterai HP dengan charger. Namun, kadang kita kehabisan baterai HP saat dalam perjalanan, padahal di saat sama kita sedang butuh menggunakan HP. Apa yang harus dilakukan?

Mengatasi masalah semacam itu, kini muncul power bank atau biasa disingkat PB. Fungsi PB adalah untuk mengisi baterai HP dalam kondisi darurat, seperti saat dalam perjalanan, atau ketika listrik sedang padam. Karena itu pula, PB sekarang sudah menjadi pelengkap HP.

Kalau kita kebetulan juga sedang butuh PB dan ingin membeli, ada baiknya untuk memperhatikan hal-hal berikut ini, agar tidak menyesal nantinya.

Pastikan PB punya charger 

Sekarang, umumnya PB tidak menyertakan charger dalam paket pembelian. Yang ada cuma kabel data. Mungkin produsen beranggapan konsumen bisa menggunakan charger HP untuk mengisi PB.

Ini tidak salah, tapi harus diperhatikan, charger HP sesuai atau tidak dengan spesifikasi PB. Spek di sini yang utama adalah output arus/ampere (A) dari charger harus sama atau lebih besar dari input ampere PB.

Jika output ampere dari charger lebih kecil dari input ampere PB, maka waktu pengisian akan lebih lama.

Hal tersebut disebabkan kuat arus charger lebih kecil dari PB yang diisi. Karena itu, sebelum beli PB, pastikan sudah punya charger yang sesuai, jika dalam paket pembelian tidak menyertakannya, agar pengisian PB lebih cepat.

Pastikan kapasitas PB lebih besar dari baterai

Andai baterai HP kita punya kapasitas 3000 mAh, pastikan PB yang dibeli punya kapasitas yang lebih besar, seperti 5600 mAh. Jika sama, apalagi kurang dari itu, HP baru terisi sekitar 40%, namun daya pada PB sudah habis. Artinya, lebih lama waktu mengisi PB ketimbang pemakaiannya mengisi HP, sehingga PB tidak berfungsi maksimal.

Pastikan spek PB dan baterai HP sesuai

Spek di sini adalah input dan output tegangan (V) dan kuat arus (A) PB dan baterai HP. Masalah tegangan/voltase (V), sekarang semua smartphone dan PB serta charger sudah seragam menggunakan tegangan 5V.

Adapun kuat arus, setiap HP, PB, dan charger, berbeda-beda. Karena itu, pastikan output kuat arus (A) dari PB sesuai (sama atau sedikit lebih besar) dari input kuat arus baterai HP.

Jika tidak, maka pengisian akan sangat lama, dan daya PB lebih cepat habis, padahal baterai HP belum terisi 100%.

Pastikan beli PB yang branded

Idealnya, spek input dan output voltase dan ampere dari charger, PB, dan baterai HP harus sesuai. Jika daya yang masuk lebih besar, maka pengisian akan lebih cepat, tapi berpotensi membuat baterai cepat panas (rusak). Jika lebih kecil, maka pengisian akan semakin lambat, tapi relatif aman.

Baca juga: Ini Pilihan 6 Smartphone Full Display dengan Harga Termurah 

Related

Tips 1173562895039954740
item