Tips Terhindar dari Kejahatan Pembobolan Internet Banking

Tips Terhindar dari Kejahatan Pembobolan Internet Banking

Naviri Magazine - Sekitar sebulan yang lalu, Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri mengungkap kasus pembobolan rekening nasabah bank, yang dilakukan melalui internet banking. Pelaku pembobolan itu melakukan aksinya dengan memalsukan identitas nasabah. Melalui akses internet banking, dengan mudah pelaku menggondol uang sebesar Rp 520 Juta.

Agar masyarakat terhindar dari manipulasi data dan penipuan berbasis internet, berikut ini imbauan dari Bareskrim Polri yang bisa diterapkan.

Pertama, masyarakat diimbau untuk berhati-hati dan tidak mudah percaya dengan email yang berisi tautan yang masuk ke akun Anda.

“Kepada seluruh masyarakat, kami melakukan imbauan untuk tidak mudah (percaya) ketika ada tautan yang dikirim ke email, dan tidak mudah untuk mengkliknya,” kata Kasubid 1 Dittipid Siberm Kombes Pol Dani Bustomim di Bareskrim Polri, Jakarta Pusat.

Bisa jadi, tautan yang dikirimkan ke email Anda tersebut adalah upaya fishing dari pelaku penipuan. Ketika Anda mengklik tautan tersebut, kemungkinan terburuk adalah pelaku penipuan dapat mengakses akun Anda, dan secara otomatis pelaku mendapatkan data pribadi Anda.

Kedua, Dani juga mengimbau masyarakat untuk tidak menyimpan segala bentuk identitas diri, termasuk password pribadi, di internet. Sebab, hal ini membahayakan ketika pelaku penipuan dapat mengakses akun pribadi Anda lewat internet.

“Tidak menyimpan password atau data identitas dalam bentuk apapun secara online,” ujar Dani.

“Nah ini yang bisa dilakukan oleh masyarakat secara umum, supaya tidak menjadi pelaku manipulasi data,” pungkasnya.

Baca juga: Barang-Barang yang Sebaiknya Tidak Dibeli Secara Online

Related

Tips 4980677647506121295
item