Penjelasan Vanessa Angel Terkait Penangkapannya di Surabaya

Penjelasan Vanessa Angel Terkait Penangkapannya di Surabaya

Naviri Magazine - Nama Vanessa Angel ramai disebut-sebut akhir-akhir ini, setelah masyarakat Indonenesia menujukan pandangan kepadanya. Pasalnya, Vanessa Angel ditangkap polisi di Surabaya, dengan tuduhan terlibat dalam prostitusi online.

Vanessa dikabarkan ditangkap di sebuah hotel berbintang di kawasan Surabaya, Jawa Timur, saat sedang berhubungan intim dengan seorang laki-laki, yang diduga sebagai teman kencannya.

Mendengar hal tersebut, pihak Vanessa melalui kuasa hukumnya, Muhammad Zakir Rasyidin, angkat bicara. Zakir mengatakan bahwa informasi yang mereka dapat seputar penangkapan Vanessa adalah benar Vanessa ditangkap di sebuah hotel.

"Kita hormati proses hukum, kita mendukung kepolisian untuk melakukan pemberantasan terhadap jaringan prostitusi online. Tapi dalam kasus ini juga tetap kita mengedepankan sisi-sisi kemanusiaan. Vanessa ini adalah public figure, dia masih punya masa depan yang harus kita jaga," ungkap Zakir.

Namun, Zakir juga mengklarifikasi kabar soal penangkapan Vanessa yang disebut-sebut tengah berhubungan layaknya pasangan suami istri. Vanessa, kata Zakir, membantah keras hal tersebut.

"Berkembang info kalau dia di dalam kamar, kemudian sudah melakukan perbuatan intim. Seperti itu dan macam-macam itu, dibantah keras sama dia. Makanya saya juga menyarankan, kalau memang betul ada pemesannya kemudian ada gambar yang diambil, misal ada foto dia lagi .... kita munculkan saja ke permukaan. Kalau misal sangat vulgar, kita tutup. Supaya apa? Supaya informasi ini bisa terbuka semua, siapa pemesannya," beber Zakir.

Vanessa, kata Zakir, juga merasa memiliki feeling dijebak dengan adanya kasus prostitusi online ini. Vanessa mengatakan dirinya berada di Surabaya karena undangan seorang pengusaha yang memintanya menjadi MC.

"Kalaupun misalkan ada perbuatan prostitusi online itu, dan dia jadi bagian dari korban, ya silakan hukum memprosesnya. Tentu yang mendapatkan hukuman kan pasti muncikarinya. Hanya saya yang perlu kita klarifikasi sekarang, adalah apakah feeling dari Vanessa itu benar, bahwa dia itu terjebak. Karena kalau pengakuan klien kami, 'Saya ke sana karena undangan salah satu pengusaha yang kebetulan punya acara di sana'. Dia dipanggil sebagai MC di situ," ujarnya.

Selain itu, pihak Vanessa juga merasa keberatan dengan beragam pemberitaan yang menyebutkan nama Vanessa secara gamblang, sementara pengusaha yang diduga memesan Vanessa Angel sebagai teman kencan hanya disebut inisial.

"Dia masih punya nama baik, ada keluarganya, masa depannya. Artinya kalau memang dia bagian dari korban atau orang yang dipesan oke enggak apa-apa dimunculkan namanya, tapi cukup dengan inisial, jangan dibuka lebar. Sementara yang memesan atau pengusaha yang katanya memesan ini dimunculkan dengan inisial. Kan, tidak fair kalau saya lihat," tutup Zakir.

Pihak Polda Jatim juga telah membantah bahwa pengusaha berinisial R alias Rian yang diduga sebagai pemesan Vanessa untuk teman kencan adalah bentuk jebakan dari polisi.

Kasubdit V Cybercrime Kepolisian Daerah Jawa Timur, AKBP Harisandi, menegaskan pihaknya tidak menjadikan R sebagai jebakan untuk mengungkap kasus prostitusi online yang melibatkan artis Vanessa.

“Kok jebakan gimana? Ya (R) memakailah (Vanessa). Mana ada jebakan,” kata Harisandi.

Baca juga: Membandingkan Kasus Prostitusi Vanessa Angel dan Nikita Mirzani

Related

News 6458837027981182634

Recent

item