Kisah Presiden Soeharto Naik Haji: Tidak Mau Dibiayai Negara

Kisah Presiden Soeharto Naik Haji: Tidak Mau Dibiayai Negara

Naviri Magazine - Tahun 1991, Presiden Soeharto bersama keluarga pergi menunaikan ibadah haji. Karena berhaji urusan pribadi, Soeharto menolak dibiayai negara. Dia juga tak mau Departemen Agama repot-repot mengurusi kepergiannya.

Seluruh Paspampres yang ikut dan rombongan pendukung pun dibiayai oleh Soeharto.

Reporter Senior TVRI, DR Sutrimo, meliput langsung momen Soeharto naik haji. Dia menuliskan pengalamannya dalam buku 34 Wartawan Istana Bicara Tentang Pak Harto, terbitan UMB Press tahun 2013.

Walau naik haji bukan sebagai kepala negara, nyatanya kehadiran Presiden Soeharto tetap mendapat sambutan meriah para jamaah haji yang datang dari seluruh dunia.

"Sewaktu Pak Harto melempar jumrah, banyak kaum Muslimin melambaikan tangan dan mengelu-elukan Pak Harto dengan berteriak Assalamu'alaikum Rois Indonisi, Assalamu'alaikum Rois Indonisi," kata Sutrimo.

Rois Indonisi artinya pemimpin dari Indonesia. Mereka menghormati Soeharto sebagai pemimpin dari negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia.

Related

History 2948097761477575656

Recent

Hot in week

Ebook

Koleksi Ribuan Ebook Indonesia Terbaik dan Terlengkap

Dapatkan koleksi ribuan e-book Indonesia terbaik dan terlengkap. Penting dimiliki Anda yang gemar membaca, menuntut ilmu,  dan senang menamb...

item