Mengenal Yearn.Finance, Uang Kripto 'Mungil' yang Lebih Mahal dari Bitcoin


Naviri Magazine - Koin yearn.finance (YFI) mencuri perhatian karena harganya yang fantastis, mengalahkan bitcoin di tengah pasar yang mulai koreksi dan bermunculan uang kripto kecil. 

Melansir coinmarketcap.com, harga YFI dihargai US$69,1 ribu per koin, mengalahkan bitcoin yang saat ini dibanderol US$55,4 ribu per keping.

Namun, bila dilihat dari kapitalisasi pasarnya YFI hanya memiliki kapitalisasi senilai US$2,44 miliar, jauh lebih kecil dari kapitalisasi bitcoin yang mencapai US$1,03 triliun.

Sedangkan di Indodax, YFI terpantau seharga Rp1,02 miliar per keping, sedangkan bitcoin seharga Rp834,69 juta.

CEO Indodax Oscar Darmawan menyebut mahalnya koin YFI disebabkan oleh ekosistem yang dimilikinya. Dia mengatakan ekosistem tersebut adalah protokol yang dibangun di atas aset kripto ethereum.

Tujuan pembuatan YFI adalah untuk memudahkan interaksi pengguna dengan protokol Decentralised Finance atau DeFi yang bakal memaksimalkan persentase tahunan dalam mata uang kripto.

"Yearn.finance ingin menciptakan sesuatu antara protokol keuangan yang terdesentralisasi dan hasil yang cukup besar untuk memungkinkan orang berinvestasi dalam koin yang lebih stabil pada platform," jelasnya.

YFI merupakan aset kripto dari project ekosistem yearn.finance, sehingga Oscar tak heran sejak tahun lalu, YFI sudah beberapa kali mengalahkan harga bitcoin.

Dia membeberkan ada empat alasan kenapa harga YFI bisa mengalahkan bitcoin. Pertama, harga atau permintaan meningkat karena terbatasnya pasokan token. Oscar menyebut hanya ada 3.666 token YFI saja yang tersedia.

"Kedua, nilai total aset yang diblokir di Yearn Protocol mempengaruhi popularitasnya dan kinerja jaringan ethereum cukup signifikan. Artinya, platform akan tetap ada dan tidak akan kemana-mana dalam waktu dekat," lanjutnya.

Ketiga, terdapat pekerjaan terus-menerus dalam pengembangan proyek protokol YFI. Ini melibatkan tidak hanya pengenalan produk baru, tetapi juga peningkatan dan optimalisasi produk user experience (UX) dan penelitian tentang kemampuan manajemen data akses objek.

Keempat, platform yang dimiliki bersifat jarang dan sulit dibangun, sehingga FYI memiliki daya jual.

Walau begitu, Oscar mengingatkan kalau harganya yang lebih mahal dari bitcoin bukan berarti FYI lebih baik. "Harga token tidak menandakan kualitas dan kapitalisasinya. Sebenarnya lebih penting kapitalisasi market daripada harganya," bebernya.

Related

News 3470026965289613957

Recent

item