Inilah 21 Buku Paling Laris Sepanjang Masa (Bagian 1)


Naviri Magazine - Ada peralihan penting dalam kehidupan manusia, yaitu dari masa prasejarah ke masa sejarah. Peralihan penting itu ditandai dengan munculnya tulisan. Era ketika manusia mulai mengenal tulisan disebut zaman sejarah, sementara era sebelum manusia mengenal tulisan disebut prasejarah. 

Peralihan ini sangat penting, karena tulisan menjadi sarana untuk mengetahui perjalanan panjang kehidupan manusia, sekaligus untuk mendokumentasikan pengetahuan.

Mula-mula, tulisan terpahat di mana-mana, dari dinding gua sampai di kulit pohon. Ketika kemudian kertas mulai ditemukan, tulisan pun terkumpul di kertas, dan mudah dikumpulkan serta mudah dipelajari. Belakangan, tulisan manusia terus berubah dan berkembang, hingga lahirlah buku dan novel. Sejak itu, era industri buku pun dimulai, dan pengetahuan terbentang dengan luas.

Selama berabad-abad, manusia telah mengenal dan membaca buku, produk paling hebat yang pernah dihasilkan manusia. Selama berabad-abad pula, tak terhitung banyaknya buku yang pernah lahir di dunia, dalam berbagai bahasa. Ada yang sangat terkenal, ada pula yang tak dikenal. Berikut ini adalah 21 buku terkenal yang juga terlaris sepanjang masa.

A Tale of Two Cities

A Tale of Two Cities (1859) terjual 200 juta eksemplar di seluruh dunia. Novel ini ber-setting di London dan Paris, sebelum dan selama Revolusi Perancis. 

Novel karya Charles Dickens ini menggambarkan keadaan buruk petani Perancis dalam tahun-tahun sebelum revolusi, kebrutalan yang ditunjukkan kaum revolusi terhadap aristokrat pada awal revolusi, dan paralel dengan kehidupan sosial di London pada periode yang sama. Novel ini berkisar pada kehidupan tokoh-tokoh protagonis Charles Darnay dan Sydney Carton.

The Lord of The Rings

The Lord of the Rings terjual 150 juta eksemplar. Ini adalah novel fantasi epik karangan J.R.R. Tolkien, yang ditulis dari tahun 1937 sampai 1949. Diterbitkan dalam tiga jilid pada 1954 dan 1955, masing-masing jilid terdiri dari dua buku. Jilid pertama diberi judul “The Fellowship of the Ring”, jilid kedua berjudul “The Two Towers”, dan jilid ketiga berjudul “The Return of the King”.  

Trilogi The Lord of the Rings difilmkan oleh sutradara Peter Jackson, dan dirilis pada 2001, 2002, dan 2003. Film-film itu memenangkan beberapa Academy Awards, dan memperbarui minat publik terhadap karya Tolkien. 

The Hobbit

The Hobbit terjual 100 juta eksemplar. Buku ini adalah novel fantasi yang ditulis oleh J.R.R. Tolkien, dengan alur cerita laksana dongeng. Buku ini pertama kali diterbitkan di Inggris pada 21 September 1937. 

Walaupun merupakan karya yang mandiri, seringkali The Hobbit dilihat sebagai novel fantasi pendahulu karya Tolkien selanjutnya, The Lord of the Rings. Novel ini berkisah tentang petualangan Bilbo Baggins, yang dalam sekuel The Lord of The Rings menjadi paman Frodo.

Dream of The Red Chamber

Dream of the Red Chamber terjual 100 juta eksemplar. Judul ini adalah judul versi bahasa Inggris untuk buku berjudul Hong Lou Meng. Buku ini adalah karya sastra terkenal dari zaman Dinasti Qing. 

Pengarang novel ini adalah Cao Xueqin, pada 1754. Di Indonesia, buku ini dikenal dengan judul Impian Paviliun Merah. Impian Paviliun Merah diakui sebagai salah satu karya sastra terbaik dalam sejarah sastra Tiongkok.

And Then There Were None

And Then There Were None terjual 100 juta eksemplar, menjadi novel karya Agatha Christie yang terlaris. Dalam edisi bahasa Indonesia, buku ini berjudul Sepuluh Anak Negro, yang diambil dari judul tema utama lagu dalam buku ini. 

Lagu tersebut adalah lagu anak-anak (yang merupakan ciri khas Agatha Christie) yang menceritakan 10 anak negro yang hilang satu per satu, dan proses menghilangnya. Di Indonesia, buku ini terbit pada 1999.

The Lion, The Witch, and The Wardrobe

The Lion, the Witch, and the Wardrobe terjual 85 juta eksemplar. Judul edisi bahasa Indonesia buku ini adalah Sang Singa, Sang Penyihir, dan Lemari. Buku ini adalah novel fantasi karya C. S. Lewis. Ditulis pada 1950, dan mempunyai nuansa sekitar tahun 1940. 

Buku ini adalah yang pertama kali ditulis dari ketujuh seri “The Chronicles of Narnia”. Meskipun buku ini yang pertama kali ditulis, namun secara kronologi buku ini adalah buku kedua setelah The Magician’s Nephew (Keponakan Penyihir).

She: A History of Adventure

She: A History Of Adventure terjual sebanyak 83 juta eksemplar. Buku ini adalah novel karya H. Rider Haggard, yang ditulis pada sekitar tahun 1887. Berkisah tentang seorang ratu di pedalaman.

The Little Prince

The Little Prince (1943) terjual 80 juta eksemplar. Buku ini adalah novel terjemahan dari novel asli yang berbahasa Perancis, dan ditulis dengan tangan, yaitu Le Petit Prince, karya seorang aristokrat, penulis, penyair, dan perintis penerbangan Perancis; Antoine de Saint -Exupéry. 

Kisahnya menceritakan tentang perasaan kesepian, kehilangan, cinta, kisah persahabatan, dan pengalaman saat melakukan penerbangan di gurun sahara, yang tertuang dalam bentuk pangeran kecil yang jatuh ke Bumi.

The Da Vinci Code

The Da Vinci Code terjual 80 juta eksemplar. Buku ini adalah novel karangan Dan Brown yang terbit pada 2003. 

Kisah dalam buku ini merupakan gabungan gaya detektif, thriller, dan teori konspirasi, yang telah membantu mempopulerkan perhatian terhadap teori-teori tentang legenda Piala Suci (Holy Grail) dan peran Maria Magdalena dalam sejarah Kristen;  teori-teori yang oleh Kristen dipertimbangkan sebagai ajaran sesat, dan telah dikritik sebagai sejarah yang tidak akurat. 

Buku ini adalah bagian kedua dari trilogi yang dimulai Dan Brown dengan novel Malaikat dan Iblis (Angels and Demons) pada tahun 2000, yang memperkenalkan karakter Robert Langdon.

Baca lanjutannya: Inilah 21 Buku Paling Laris Sepanjang Masa (Bagian 2)

Related

Books 8624148589069520897

Recent

Hot in week

item