Gara-gara Pandemi, Gadis Ini Sukses Jualan Cake hingga Beromzet Puluhan Juta


Sukses menjalani bisnis kuliner mentai cake, gadis 19 tahun ini kerap mengalami jatuh bangun. Sempat ditipu hingga dapat omzet puluhan juta.

Bisnis kuliner belakangan ini memang diminati banyak orang. Apalagi pada masa pandemi. Bahkan tak sedikit orang yang beralih terjun ke dunia bisnis kuliner.

Tak terkecuali dengan Michelli, gadis 19 tahun ini pun masuk ke dunia bisnis kuliner sejak awal pandemi. Michelli mengatakan bahwa bisnisnya ini berawal dari kebosanan saat lockdown.

"Jadi awalnya lagi pandemi emang suka masak gitu, efek gabut doang juga sih sebenarnya, karena sebelum pandemi hampir tiap hari tuh pergi. Jadi pas lockdown agak gimana gitu," ujarnya.

Kemudian, ia pun memutuskan untuk menjalani bisnis kuliner dengan menawarkan makanan kekinian. Makanan itu berupa nasi mentai yang disajikan seperti Korean Cake.

Bisnis kulinernya itu pun dinamakan Mentai by Chel. Selama merintis bisnis kuliner ini, Michelli mengatakan tak semudah membalikkan telapak tangan.

Sebelum akhirnya memutuskan berjualan mentai cake, Michelli awalnya mencoba beberapa menu. Mulai dari aneka dessert, cookies, hingga aneka pasta.

"Awalnya bikin dessert, cuma ternyata kurang enak. Terus ganti lagi bikin cookie, sempet dijual juga dan lumayan laku. Terus abis itu iseng-iseng bikin aneka pasta sama mentai ini," tuturnya.

Michelli mengaku bahwa ia terinspirasi dari media sosial untuk membuat mentai cake. Tak disangka, saat pertama kali jualan, ia menerima pesanan hingga lebih dari 500-an.

Tak ingin setengah-setengah dalam berbisnis, Michelli menggunakan beras Jepang asli untuk membuat mentai cake. Itu karena beras Jepang memiliki tekstur yang lembut.

Dalam seporsi mentai cake, berisi jamur enoki, crabstick, tiga pilihan daging seperti salmon, beef atau chicken. Selain pemilihan beras, ia juga menggunakan mayones bikinan sendiri.

Untuk pemesanan bisa melalui ojek online. Lebih lanjut, Michelli menceritakan tentang jatuh bangun yang kerap dialami selama merintis usaha mentai cake.

Misalnya mentai cake-nya rusak di jalan karena proses pengiriman via ojek online. Bukan hanya itu, Michelli pernah juga ditipu oleh pembeli yang ogah bayar ongkos kirim.

"Ada kasus di mana kustomer minta anterin ke Jakarta Timur, sedangkan lokasi kita di Tangerang Selatan. Minta dikirim pakai mobil sudah bayar toll, tapi belum bayar e-tollnya," ujarnya.

Saat ditagih, kontak Michelli justru diblokir oleh pembeli tersebut. Namun perjuangan tidak akan mengkhianati hasil. Meski pernah mengalami cobaan, kini usahanya laris manis.

"Omzetnya untuk satu bulannya bisa belasan sampai puluhan juta, tergantung dari berapa banyak pesanan dalam sehari gitu. Yang penting bisa cukupin hidup deh," tutupnya.

Related

Food 5091378835324003589

Recent

Hot in week

item