Kiprah 6 Raja Media Paling Terkenal dan Berpengaruh di Indonesia (Bagian 2)


Uraian ini adalah lanjutan uraian sebelumnya (Kiprah 6 Raja Media Paling Terkenal dan Berpengaruh di Indonesia - Bagian 1). Untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik, sebaiknya bacalah uraian sebelumnya terlebih dulu.

4. Surya Paloh

Surya Paloh telah terbiasa berbisnis sejak masih remaja di Pematang Siantar, Sumatra Utara. Sembari bersekolah, dia berdagang teh, ikan asin, karung goni, dan lain-lain. Menginjak SMA, dia bekerja menjadi manajer sebuah biro travel. Setamat SMA, sambil berkuliah di Fakultas Hukum USU (Universitas Sumatra Utara), Surya juga dipercaya mengelola sebuah wisma pariwisata.

Pada saat yang bersamaan, Surya juga dipercaya menjadi direktur utama sebuah PT distributor mobil Ford dan Volkswagen di Medan. Kemudian pada 1975 ditunjuk menjadi kuasa usaha hotel Ika Darroy Aceh. 

Pria kelahiran Aceh 16 Juli 1951 ini kemudian merantau ke Jakarta pada 1977 untuk mulai berbisnis di sana, dan juga menjadi lone ranger pejuang kemerdekaan dan kebebasan pers. Sejak saat itu pula dia mulai terjun ke dunia publishing, antara lain dengan memimpin surat kabar Prioritas.

Tahun 1987, Teuku Yousli Syah, selaku pendiri surat kabar Media Indonesia, menggandeng Surya untuk memimpin surat kabar tersebut, dan membentuk manajemen baru di bawah PT Citra Media Nusa Permana. 

Surya Paloh semakin mengembangkan bisnis media itu dengan membentuk Media Group, termasuk di dalamnya mendirikan stasiun teve Metro TV pada 25 Oktober 1999, yang merupakan stasiun teve berita pertama di Indonesia. Selain bisnis, Surya juga aktif di dunia politik, termasuk mendirikan partai Nasional Demokrat.

5. Chairul Tanjung

Nama Chairul Tanjung sempat melejit menjadi orang terkaya nomor 11 di Indonesia versi Forbes tahun 2011 silam, mengalahkan Aburizal Bakrie dan Ciputra. Chairul Tanjung adalah bos PT Trans Corporation yang membawahi dua stasiun teve populer, Trans TV dan Trans 7.

Chairul lahir di Jakarta, 16 Juni 1962, dan mulai berbisnis ketika kuliah di jurusan Kedokteran Gigi UI. Saat itu ia berbisnis kecil-kecilan dengan berdagang buku kuliah, kaos, serta membuka usaha fotokopi di kampusnya. Dia juga sempat membuka toko alat-alat kedokteran dan laboratorium di daerah Senen, tapi usaha itu bangkrut.

Kegagalan itu memberinya pelajaran. Hingga, ketika lulus kuliah, Chairul sempat mendirikan PT Pariarti Sindhutama bersama 3 rekannya, yang usahanya memproduksi sepatu anak-anak untuk ekspor. Usaha ini terbilang sukses, hingga ia melebarkan bisnisnya ke industri genteng, sandal, dan properti. 

Perbedaan visi kemudian membuat 2 rekan Chairul mengundurkan diri, dan dia harus menjalankan bisnisnya sendiri. Chairul kemudian mengakuisisi sebuah bank yang nyaris pailit, Bank Tugu. Chairul, yang pernah belajar dari kegagalan, mampu mengubah bank tersebut kini menjadi Bank Mega.

Bisnis Chairul makin meluas ke bidang properti, keuangan, dan multimedia, hingga dia mendirikan Para Group. Melalui Para Group, Chairul mulai merambah bisnis hiburan dengan mendirikan Trans TV. Dia lalu membentuk anak perusahaan PT Trans Corp dengan tujuan mengambil alih TV7 yang menjadi milik Kompas Gramedia, untuk dihubungkan dengan Trans TV.

6. Anindya Bakrie 

Anindya Bakrie, atau biasa dipanggil Anin, adalah putra sulung pengusaha terkemuka sekaligus politikus, Aburizal Bakrie. Pria kelahiran 10 November 1974 ini adalah presiden direktur Bakrie Telecom dan Visi Media Asia, yang mengelola stasiun teve ANTV dan TV One, serta media online Vivanews.com. Berada dalam keluarga pebisnis membuat Anin telah terlatih sejak usia muda.

Ketika masuk ke ANTV pada 2002, stasiun teve tersebut nyaris bangkrut karena lilitan utang. Hanya dalam waktu 2 tahun, Anin mampu merestrukturisasinya, dan menjadikan utangnya menjadi 0. 

Begitu pula saat mengambil alih Lativi yang juga hampir bangkrut pada 2007, Anin kemudian mengubahnya menjadi TV One, yang akhirnya berkembang pesat menjadi salah satu stasiun teve berita terbaik di Indonesia. Kemudian pada 2008, Anin mendirikan bisnis news media online, dengan nama Vivanews.com.

Related

Figures 790371856972276226

Recent

item