Bagaimana Cara Ikan Mamalia Menyusui di Dalam Laut?


Naviri Magazine - Setelah dilahirkan, bayi akan langsung menyusu pada induknya. Begitu pula bayi ikan mamalia, semisal paus. Namun, teknik menyusui di dalam laut tentu berbeda dengan aktivitas menyusui hewan darat. 

Paus tidak memiliki puting susu, namun memiliki semacam lubang pada kelenjar susu di dekat bagian ekor. Untuk menyusu, bayi paus menyelipkan lidahnya di situ sambil merapatkan diri. Lalu sang induk menyemprotkan cairan susunya ke mulut si bayi yang menganga lebar.

Susu paus sangat kental seperti krim, sehingga tidak mudah larut di dalam air. Kandungan lemak susu paus juga sangat tinggi, hingga 50 persen. Lemak itu diperlukan untuk pertumbuhan dan membentuk lapisan lemak tebal di bawah kulit, yang berguna untuk menjaga suhu tubuh ikan tetap hangat.

Lumba-lumba juga menggunakan teknik tak jauh beda dengan paus. Bayi lumba-lumba menyelipkan lidahnya ke lubang kelenjar susu induknya, kemudian sang induk menyemprotkan susu kental ke dalam mulut bayinya. 

Bayi lumba-luma akan menyusu dengan cepat, karena sesekali harus menyembul ke permukaan untuk bernapas. Cairan susu lumba-lumba juga kaya lemak, sehingga bayi tumbuh dengan cepat.

Related

Science 6945089769376650226

Recent

item