Polri Menduga Pemilik Binomo Ada di Indonesia


Polri masih mengembangkan kasus aplikasi trading Binomo yang menjerat Indra Kesuma sebagai tersangka. Terbaru kepolisian berhasil mendeteksi keberadaan pemilik Binomo di Indonesia.

Dirtipideksus Bareskrim Polri Brigjen Whisnu Hermawan mengatakan, pemilik Binomo berada di Indonesia dan saat ini sedang dilakukan pengejaran. 

"Bahwa kami duga ada di Indonesia. Pemilik ada di Indonesia. Kami masih dalami," kata Whisnu di Mabes Polri, Jakarta Selatan.

Polisi sendiri belum mengungkap identitas dan lokasi pemilik Binomo tersebut.

Whisnu menuturkan, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan PPATK untuk mendeteksi aliran dana dari para tersangka binary option tersebut. Hal ini diharapkan dapat mengungkap kasus secara terang benderang.

"Kami sudah berkoordinasi dengan PPATK dan ada dugaan Binomo, ada dugaan tersangka lain di Indonesia," ujar dia.

Penyidik masih terus melakukan tracing terhadap aset Indra Kenz yang terkait dengan Binomo. Sejauh ini ditaksir jumlahnya mencapai ratusan miliar.

"Mungkin ratusan miliar," kata Whisnu di Kantor PPATK, Jakarta Pusat, Kamis (10/3).

Sejauh ini Bareskrim sudah menyita sejumlah aset Indra Kenz mulai dari rumah di Medan, rumah di Jakarta, Tesla Model 3, dan Ferrari California. Nilainya puluhan miliar rupiah.

Related

News 5213567152504225845

Recent

Hot in week

item