Misteri Para Pelaku Pengeroyokan Ade Armando


Berani berbuat, berani bertanggung jawab, hal itulah yang harus dihadapi oleh pelaku pengeroyokan Ade Armando.

Setelah peristiwa pengeroyokan di depan Gedung DPR RI itu, sejumlah terduga pelaku sudah teridentifikasi. 

Keempat terduga pelaku itu diantaranya, TS warga Lampung, AP warga Cisarua Bogor, Jawa Barat, DUH warga Klender, Jakarta Timur dan AL, warga Sukabumi, Jawa Barat. 

Meski begitu, jejak keberadaan mereka saat ini menjadi misteri. Polisi menemukan hal mengejutkan ketika memburu para pelaku ke rumah mereka. 

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan dimintai konfirmasi mengenai foto dan nama-nama tersebut membenarkan sebagai terduga pelaku. 

Zulpan mengatakan para pelaku tersebut adalah orang-orang yang sudah diidentifikasi oleh pihak kepolisian. 

"Itu orang-orang yang sudah kita identifikasi sebagai pelaku pemukulan," ujar Zulpan saat dimintai konfirmasi. 

Zulpan mengatakan keempat terduga pelaku pengeroyok Ade Armando ini akan segera ditangkap. 

Berikut selengkapnya soal misteri keberadaan 4 terduga pelaku ketika diburu polisi ke rumahnya. 

1. DUH 

Berdasarkan informasi yang beredar, DUH tinggal di Jalan Kampung Tanah 80, RT 007 RW 09, Kelurahan Klender, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur. Namun, setelah didatangi wartawan alamat yang dimaksud ternyata DUH tidak pernah tinggal di sana. 

Ketua RT 007 RW 09 Kelurahan Klender Supono menceritakan bahwa yang bersangkutan tidak pernah menempati rumah dengan alamat yang belakangan beredar luas. 

"Alamatnya benar di sini, tapi nggak pernah ada tinggal di sini,” ungkap Supono, di lokasi. 

Pasalnya DUH sekarang ini diketahui tinggal di sekitaran Jartiwaringin Bekasi, Jawa Barat, bersama keluarganya. 

"Semenjak ibunya meninggal, keluarga sudah pindah ke Bekasi. Jadi cuman numpang KTP aja,” sambung Supono. 

Saat ini, rumah yang ada di Klender itu telah dijual. Sejak pindah ke Bekasi, DUH disebutkan jarang kembali ke Klender. Berdasarkan informasi yang didaptakan, DUH berprofesi sebagai guru ngaji di daerah Palmerah, Jakarta Barat dan belum menikah. 

"Setelah rumah ini dijual, dia pindah ke sana. Ngontrak di daerah Jatiwaringin." ujar Supono 

Supono mengatakan, pihak kepolisian telah mendatangi rumah DUH di Klender. 

"Semalam dari Polres Jaktim sama Polres Duren Sawit sampai pukul 01.00 WIB," ujar Supono. 

Sementara itu, terkait dengan pemilik rumah yang sekarang, katanya masih mempunyai hubungan kerabat dikarenakan saudara dari almarhum ayahnya. 

“Kalau (hubungan) sama pemilik rumah, paman. Jadi (pemilik rumah) kakaknya bapaknya (DUH),” ujar Supono. 

Adapun juga penghuni rumah enggan bicara banyak terkait permasalahan aksi pengeroyokan itu. 

"Intinya dia nggak pernah tinggal di sini, cuman alamat memang benar di sini,” ungkap seorang penghuni rumah. 

2. AL 

Dalam gambar beredar, pria tersebut bernama AL, warga Kampung Panaruban RT 007/001, Desa/Kecamatan Tegalbuleud, Sukabumi. Hingga saat ini, AL dikabarkan belum pulang ke rumahnya. 

Hal itu diungkap akun Facebook Encep Syahbandar di salah satu grup medsos Facebook, Selasa (11/4/2022) dinihari. 

"Pabila rekan rekan menemukan sdra AL orang Sukabumi Tegal Buleud, mohon untuk membantu proses pulangnya (hilang saat demo tolak joko 3 priode,sebarkan!)” tulis Encep seraya mengunggah gambar AL. 

3. AP 

Beredar foto sejumlah orang yang disebut-sebut sebagai pelaku pengeroyok Ade Armando di tengah aksi demo di Jakarta, Senin (11/4/2022). Foto-foto ini beredar luas di media sosial (medsos) seperti di Twitter yang disertai keterangan alamat asal mereka. 

Salah seorang terduga pelaku ditulis beralamat Cisarua, Kabupaten Bogor. 

Terkait adanya konten yang beredar di media sosial ini, Camat Cisarua Ivan Pramudya mengaku masih belum memastikan apakah itu memang warganya atau bukan. 

Dia juga belum mendapat laporan pasti kalau ada warganya yang disebut-sebut terlibat pengeroyokan Ade Armando tersebut. 

"Saya belum dapat informasinya," kata Ivan Pramudya saat dikonfirmasi. 

Karena kabar ini sudah telanjur beredar, Camat mengaku akan melakukan pengecekan terlebih dahulu ke alamat tertulis yang beredar tersebut. 

"Besok dicek dulu," ungkap Ivan Pramudya. 

4. TUS 

Pria bernama Try Setia Budi Purwanto itu santer disebut-sebut sebagai salah satu pengeroyok Ade Armando. 

Mendengar kabar tersebut, warga Jalan Inpres, RT 002 RW 001, Kelurahan Lembasung, Kecamatan Blambangan Umpu, Kabupaten Way Kanan, Lampung itu akhirnya mengurai klarifikasi. 

Didampingi Kepala Kampung (Kakam) Lembasung Helmi Ibrahim, Try Setia menegaskan bahwa kabar yang menyebut dirinya adalah pengeroyok Ade Armando adalah hoax. 

"Saya Try Setia Budi Purwanto, yang berita viral saat ini adalah hoax, palsu. Berita yang sudah viral itu tidak benar adanya. Sampai saat ini saya ada di kampung Lembasung," tegas Try Setia Budi Purwanto. 

"Tidak benar bahwa saya ikut memukul salah satu anggota DPR RI," sambungnya. 

Tak tinggal diam dirinya diisukan miring, Try Setia Budi Purwanto langsung menyambangi kantor polisi. 

Berprofesi sebagai pegawai honorer di Pemkab Way Kanan, Try Setia nyatanya sedang berada di rumahnya di Kampung Lembasung selama seharian penuh. 

Pihak kepolisian lantas menjelaskan apa saja kegiatan Try Setia di hari senin itu. 

Berdasarkan cerita Try Setia, pria itu tiba di kantor Pemkab Way Kanan untuk bekerja pada pukul 10.00 WIB. Lalu pada pukul 11.30 WIB, Try Setia segera menjalankan tugasnya yakni mencuci kendaraan dinas di GSG Pemkab Way Kanan. 

Sekira pukul 13.00 WIB, Try Setia mengaku sedang sibuk menyiapkan sound system untuk kegiatan bazar ibu PKK Pemkab di Simpang 5 Tugu Ryacudu, Kelurahan Blambangan Umpu, Kabupaten Way Kanan. 

Selesai melaksanakan tugasnya, Try Setia pulang ke rumah sekira pukul 15.00 WIB. 

Di waktu yang bersamaan dengan aksi pengeroyokan Ade Armando itu, Try Setia nyatanya sedang sibuk di rumahnya. Hingga pukul 16.30 WIB Try Setia mengaku sedang beristirahat dan leha-leha di rumahnya. 

Baru pada sore hari setelah pukul 16.30 WIB, ia pergi ke rumah orangtuanya untuk buka puasa bersama. 

"Semua saksi terkait alibi juga sudah diperiksa untuk cross check-nya," kata AKBP Teddy Rachesna. 

Related

News 3408253743291555008

Recent

item