Fakta-fakta Mencengangkan Seputar Tahun Baru Imlek

Fakta-fakta Mencengangkan Seputar Tahun Baru Imlek

Naviri.Org - Tahun Baru imlek merupakan perayaan terpenting orang Tionghoa. Perayaan tahun baru imlek dimulai di hari pertama bulan pertama (zhēng yuè) di penanggalan Tionghoa, dan berakhir dengan Cap Go Meh di tanggal kelima belas (pada saat bulan purnama). Malam tahun baru imlek dikenal sebagai Chúxī, yang berarti "malam pergantian tahun".

Di Indonesia, tahun baru imlek biasa dirayakan oleh warga keturunan Tionghoa, dan hari taya imlek juga dijadikan sebagai salah satu hari libur nasional. Selama imlek, biasanya kita juga menjumpai aneka dekorasi berwarna merah di mana-mana. Ternyata, hal serupa juga terjadi di berbagai negara lain di belahan dunia.

Berikut ini beberapa fakta mencengangkan seputar imlek yang mungkin masih jarang diketahui.

Disebut Festival Musim Semi

Walau berada di bulan Februari, yang merupakan musim dingin, tapi imlek disebut sebagai Festival Musim Semi, karena biasanya tanggal itu menandai berakhirnya musim dingin terdingin, atau bisa dibilang mulai peralihan ke musim semi

Dirayakan 1/5 populasi dunia

Tidak hanya di Indonesia, imlek dianggap sebagai hari libur nasional di berbagai belahan di dunia. Populasi dunia saat ini sebesar 7,4 milyar. Kalau cuma menghitung populasi Tiongkok saja sudah 1/5, belum yang bekerja di luar negeri, dan juga para keturunan (seperti orang Tionghua di Indonesia).

Total angpao yang beredar sampai miliaran

Jika yang merayakan imlek mencapai 1/5 populasi dunia, kita tentu bisa membayangkan sebanyak apa angpao yang beredar di sekitar imlek. Pemberian angpao dimaknai untuk mengusir roh jahat dan mendatangkan nasib baik, makanya warna yang digunakan adalah merah. Tidak cuma angpao, makanan-makanan juga mengalami peningkatan luar biasa, terutama jeruk mandarin, ayam, ikan, dan kue bulan.

Migrasi terbesar dunia 

Mudik, atau dalam tradisi Tionghoa disebut ‘Chun Yun’, sering disebut sebagai migrasi terbesar di seluruh dunia. Diperkirakan, lebih dari 400 juta perjalanan kereta dan 60 juta penerbangan terjadi setiap imlek, itu pun hanya yang terjadi di Tiongkok. Secara keseluruhan, ada sekitar 4 persen dari total populasi dunia melakukan perjalanan mudik selama imlek.

Sewa teman untuk diajak ketemu keluarga

Buat mereka yang masih jomblo pada saat imlek, datang seorang diri merupakan hal memalukan, terutama bagi yang sudah berusia di atas 30 tahun. Karena itu, banyak aplikasi yang menawarkan sewa pacar per jam. Harganya dapat melonjak sekitar imlek.

Ribuan jomblo menarik berusia 20-an dapat meminta honor 3.000 yuan sampai 10.000 yuan, atau sekitar Rp 5,8 juta hingga Rp 19 juta per hari. Saat datang, sang anak akan mengenalkan si ‘pacar sewaan’, dan membawa makanan seperti kue-kue dan jeruk.


Related

World's Fact 6416657645574042884

Recent

Hot in week

Ebook

Koleksi Ribuan Ebook Indonesia Terbaik dan Terlengkap

Dapatkan koleksi ribuan e-book Indonesia terbaik dan terlengkap. Penting dimiliki Anda yang gemar membaca, menuntut ilmu,  dan senang menamb...

item