Di Dapur Masa Depan, Juru Masaknya adalah Robot

Di Dapur Masa Depan, Juru Masaknya adalah Robot

Naviri.Org - Kecanggihan teknologi yang terus berkembang pesat saat ini benar-benar membuat kita kagum sekaligus ngeri. Kagum, karena hal-hal yang dulu tak pernah terbayangkan kini benar-benar terwujud. Namun juga negeri, karena perkembangan teknologi itu, pelan namun pasti, mulai menggantikan peran manusia.

Ambil contoh di dunia kerja. Di masa lalu, tenaga manusia benar-benar dibutuhkan di dunia kerja, karena manusialah penggerak banyak hal di industri. Namun, ketika mesin-mesin hingga robot-robot mulai diciptakan, tenaga manusia mulai tersingkir. Mesin dapat bekerja tanpa lelah, sementara robot dapat bekerja dengan nyaris tanpa kesalahan. Keunggulan semacam itu jelas menjadi saingan berat bagi tenaga manusia yang terbatas.

Kini, mulai muncul robot-robot khusus yang ditujukan untuk keperluan masak memasak di dapur. Mungkin, membayangkan robot sibuk di dapur terasa aneh atau bahkan mustahil. Namun, nyatanya, saat ini robot-robot itu telah ada. Mereka dapat dilatih memasak, dan kini benar-benar bisa memasak. Di masa depan, bisa jadi robot-robot itu akan menggantikan para manusia yang saat ini menjadi juru masak.

Tahun 2015 lalu, Moley Robotic menunjukkan purwarupa robot pemasak. Moley didirikan oleh seorang ilmuwan komputer, Mark Oleynik pada 2014. April, setahun kemudian, mereka memamerkan Robotic Kitchen dalam ajang pameran robot industrial, Hannover Messe, Jerman.

Dalam sebuah video, ditunjukkan cara kerja robot ini. Pertama, pengguna akan memilih resep dari 100-an kumpulan resep. Setelah memilih, dua bilah tangan robot akan mulai bergerak. Saat pengguna memilih Grandma's Spaghetti, robot ini akan menjerang air dalam panci, memasukkan segepok spaghetti kering, memberi oregano pada saus, hingga meletakkan ke atas piring.

Untuk pembuatan, Moley menyerahkannya pada Shadow Robot, keduanya sama-sama berasal dari Inggris. Robot ini punya 20 motor, 24 sendi, dan 129 sensor yang bisa menirukan gerakan tangan manusia. Yang melatihnya adalah Tim Anderson, juara BBC Masterchef 2011. Selain memasak, robot ini bisa pula menghias hidangan, juga mencuci peralatan memasak.

Dalam wawancara bersama The Economist, Anderson, yang gerakannya ditiru oleh si robot, mengaku kagum dengan kemampuan muridnya. Ia tak menyangka, hal-hal kecil seperti penggunaan api hingga cara mengaduk bisa ditiru dengan sempurna.

"Hal-hal kecil itu amat penting dalam memasak," kata Anderson, "dan robot ini amat konsisten."

Saat ini si Robot punya sekitar 100 kumpulan resep. Oleynik tak mau berhenti di situ. Ia dan timnya sedang melengkapi koleksi resep hingga mencapai angka 2.000-an. Business Insider menulis bahwa pada 2015, robot purwarupa ini berharga 75 ribu dolar. Oleynik sedang mengusahakan agar harga robotnya lebih terjangkau. Direncanakan resmi dijual pada 2018, robot ini akan dijual dalam rentang harga 10 ribu Poundsterling, atau sekitar Rp150 juta.


Related

Technology 6193045505316201320
item