Penghasilan Pasif, dan Cara agar Uang Bekerja untuk Kita

Penghasilan Pasif, dan Cara agar Uang Bekerja untuk Kita

Naviri Magazine - Rata-rata, orang mendapatkan uang karena bekerja. Setelah sebulan bekerja, ia mendapatkan gaji bulanan, yang lalu bisa dibelanjakan untuk menutup kebutuhan hidupnya. Dalam hal ini, orang hanya bisa mendapatkan uang kalau bekerja. Jika sewaktu-waktu ia di-PHK, maka penghasilannya pun berhenti, karena tidak lagi mendapat gaji.

Karena latar belakang itu, sebagian orang mengembangkan sesuatu yang disebut penghasilan pasif atau passive income. Memiliki penghasilan pasif artinya kita tidak lagi harus bekerja untuk mendapatkan uang, tapi uanglah yang bekerja untuk kita. Dengan kata lain, kita bisa terus mendapatkan uang tanpa harus bekerja.

Lalu bagaimana cara agar memiliki penghasilan pasif?

Salah satu hal yang perlu dicermati ketika berbicara pendapatan pasif adalah sistem. Apa itu sistem? Sistem adalah kumpulan dari subsistem (orang, mesin, uang, metode, material), yang bekerjasama untuk memenuhi tujuan tertentu. Mudahnya, ketika kita ingin mendapatkan penghasilan pasif, maka kita perlu membuat sebuah mesin yang dapat menghasilkan uang.

Menghasilkan uang di sini artinya kita memiliki sebuah sistem bisnis. Sebagai illustrasi, kita menyewakan rumah. Kira-kira, sistem apa yang diperlukan? Mungkin saja sistem pemasaran, sistem penagihan, sistem penerimaan keluhan, sistem perbaikan, dan sistem lainnya.

Berbicara sistem, kira-kira bagaimana cara agar kita memiliki sistem?

Sistem dapat kita buat sendiri atau dapat kita beli. Apa keuntungan dan kerugian dari membuat sistem sendiri dan membeli sistem?

Membuat sistem

Keuntungan membuat sistem adalah kita betul-betul mengendalikan mesin bisnis kita dari A–Z. Kelemahannya, butuh kompetensi yang tinggi, didukung oleh tim, biaya yang cukup mahal, dan waktu yang relatif panjang.

Contoh: Anda mengembangkan sistem untuk toko baju. Anda mulai membangun cara pemasaran, sistem pembelian baju, sistem pembayaran, sistem untuk karyawan, dan sistem lainnya.

Membeli sistem

Keuntungan membeli sistem adalah waktu relatif singkat, sudah jelas dari A sampai Z. Kelemahannya, kita tidak memilki fleksibelitas untuk mengubah sistem yang sudah ada.

Contoh: Jika Kita membeli sebuah waralaba makanan burger, kita sudah dapat gerobaknya, bumbu, resep, bahan material, alat-alat, seragam, training karyawan, sampai aplikasi untuk memantau perkembangan bisnis.

Ketika kita membeli sistem, ada sebuah harga yang harus kita bayar. Apakah sistem tersebut mahal atau murah? Sistem yang umumnya memiliki harga mahal adalah sistem waralaba. Sistem yang umumnya memiliki harga murah adalah sistem MLM (multi level marketing) atau pemasaran jaringan.

Memiliki pendapatan pasif

Bagaimana cara mendapatkan pendapatan pasif? Diam saja, malas-malasan? Tentu tidak. Kita perlu kerja ekstra keras, untuk apa? Kita bekerja keras untuk meningkatkan aset kita.

Beberapa contoh cara mendapatkan penghasilan pasif:

Menulis buku: Penulis buku mendapatkan keuntungan dari pendapatan royalti. Nilai royalti akan ditulis dalam sebuah kontrak, dan dibayarkan sesuai dengan yang tertuang dalam kontrak.

Membuat aplikasi handphone atau komputer: Pengembang (software developer) juga mendapatkan keuntungan dari royalti dan beberapa sumber pendapatan lainnya, misal biaya perawatan (maintenance fee), biaya pemasangan, dan lain-lain.

Menghasilkan penemuan: Membuat penemuan yang luar biasa. Biasanya berhubungan dengan penemuan-penemuan di bidang teknologi modern.

Membeli waralaba: Membeli waralaba yang memiliki track record terpercaya.

Bergabung dengan MLM: Bergabung dengan MLM untuk mendapatkan pengetahuan dan pola pikirnya.

Baca juga: Cara Menghasilkan Uang dengan Investasi Sumber Daya

Related

Money 5986792998218387348
item