Peran, Karya, dan Pemikiran Lenin yang Mempengaruhi Dunia

Peran, Karya, dan Pemikiran Lenin yang Mempengaruhi Dunia

Naviri Magazine - Meski arti penting Lenin terletak pada politik praktis, Lenin juga menunjang pengaruhnya lewat tulisan-tulisan. Pikiran-pikiran Lenin tidak bertentangan dengan Marx, tetapi ada perubahan tekanan. Lenin kelewat terpukau oleh taktik-taktik revolusi, dan dia merasa punya kelebihan khusus dalam urusan ini.

Dia tak henti-hentinya menekankan perlunya penggunaan kekerasan. "Tak ada masalah apa pun dalam hubungan perjuangan kelas dapat diselesaikan tanpa kekerasan," adalah ungkapan khasnya.

Marx hanya mengaitkan perlunya kediktatoran proletariat sekali-sekali saja, tetapi Lenin sudah terlalu tergoda dengan itu. Misal ucapannya, "Diktator proletariat tak lain dan tak bukan daripada kekuasaan berdasarkan kekerasan yang tak ada batasnya, baik batas hukum maupun batas aturan absolut."

Ide Lenin tentang kediktatoran sesungguhnya lebih penting ketimbang politik ekonominya. Ciri terpokok pemerintahan Soviet bukanlah di bidang politik ekonominya (banyak pemerintahan sosialis di banyak negeri), tetapi ciri pokoknya lebih terletak pada teknik mempertahankan kekuasaan politik untuk jangka waktu tak terbatas.

Terhitung sejak Lenin hidup, tak ada pemerintah komunis di mana pun di dunia ini—sekali pun berdiri dengan kokoh—dapat digulingkan. Dengan pengawasan yang saksama terhadap semua lembaga kekuasaan dalam negeri—media massa, bank, gereja, serikat buruh dan lain-lain—pemerintahan komunis tampaknya sudah mengikis adanya kemungkinan-kemungkinan penggulingan pemerintahan. Bisa saja ada titik-titik lemah pada kekuatannya, tetapi tak seorang pun mampu menemukannya.

Jelas, komunisme adalah gerakan besar yang punya arti penting sejarah. Tidak jelas benar siapa yang bisa dianggap paling berpengaruh dalam gerakan ini, Marx atau Lenin. Marx punya arti lebih pentirig, karena dia mendahului dan mempengaruhi Lenin. Tetapi masih bisa dibantah anggapan ini, karena kemampuan politik praktis Lenin dalam hal mendirikan komunisme di Rusia.

Tanpa peranan Lenin, komunis mesti menunggu bertahun-tahun untuk punya kesempatan memegang kekuasaan, dan akan menghadapi perlawanan yang lebih terorganisir. Karena itu, bukan mustahil tidak bisa berhasil.

Dalam hal memantapkan arti penting Lenin, jangan lupa betapa singkatnya masa kekuasaan dipegangnya. Juga berdirinya diktator proletariat di Uni Soviet lebih besar berkat Lenin ketimbang penggantinya, Stalin, yang lebih keras.

Sepanjang hidupnya, Lenin seorang pekerja keras dan tekun. Dia seorang yang terkenal, dan jumlah buku yang ditulisnya tak kurang dari 55 jilid. Dia mengabdikan hidupnya untuk tujuan-tujuan revolusi. Meskipun mencintai keluarganya, dia tak mau pekerjaannya terganggu.

Ironisnya, meski menghabiskan sepenuh umurnya dalam percobaan melenyapkan penindasan, hasil yang dicapainya dari perjuangan adalah penghancuran semua segi kebebasan.

Baca juga: Edwin Armstrong, Si Jenius Penemu Modulasi Frekuensi Radio

Related

History 4339132521036735271

Recent

Hot in week

Ebook

Koleksi Ribuan Ebook Indonesia Terbaik dan Terlengkap

Dapatkan koleksi ribuan e-book Indonesia terbaik dan terlengkap. Penting dimiliki Anda yang gemar membaca, menuntut ilmu,  dan senang menamb...

item