Misteri Hilangnya Eddy Tansil yang Membingungkan Dunia

Misteri Hilangnya Eddy Tansil yang Membingungkan Dunia

Naviri Magazine - Eddy Tansil atau Tan Tjoe Hong atau Tan Tju Fuan (lahir 2 Februari 1953) adalah seorang pengusaha Indonesia keturunan Tionghoa, yang keberadaanya hingga kini tidak diketahui.

Ia melarikan diri dari penjara Cipinang, Jakarta, pada 4 Mei 1996, saat menjalani hukuman 20 tahun penjara karena terbukti menggelapkan uang sebesar 565 juta dolar Amerika (sekitar 1,5 triliun rupiah dengan kurs saat itu), yang didapatnya melalui kredit Bank Bapindo melalui grup perusahaan Golden Key Group.

Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menghukum Eddy Tansil 20 tahun penjara, denda Rp 30 juta, membayar uang pengganti Rp 500 miliar, dan membayar kerugian negara Rp 1,3 triliun.

Sekitar 20-an petugas penjara Cipinang diperiksa atas dasar kecurigaan bahwa mereka membantu Eddy Tansil untuk melarikan diri.

Sebuah LSM pengawas anti-korupsi, Gempita, memberitakan pada tahun 1999 bahwa Eddy Tansil ternyata tengah menjalankan bisnis pabrik bir di bawah lisensi perusahaan bir Jerman, Becks Beer Company, di kota Pu Tian, di provinsi Fujian, China.

Pada 29 Oktober 2007, Tempo Interaktif memberitakan bahwa Tim Pemburu Koruptor (TPK) – sebuah tim gabungan dari Kejaksaan Agung, Departemen Hukum dan HAM, dan Polri – telah menyatakan bahwa mereka akan segera memburu Eddy Tansil.

Keputusan itu terutama didasari adanya bukti dari PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan) bahwa buronan tersebut melakukan transfer uang ke Indonesia satu tahun sebelumnya. Namun, hingga sekarang Eddy Tansil masih menjadi misteri, di manakah ia berada?

Related

World's Fact 3630018573857939830

Recent

item