Waduh! Sedang Asyik Tertawa Terbahak-bahak, Wanita Ini Kaget Mulutnya Tak Bisa Ditutup

Waduh! Sedang Asyik Tertawa Terbahak-bahak, Wanita Ini Kaget Mulutnya Tak Bisa Ditutup

Naviri Magazine - Sedang terbahak-bahak ketawa mendengar hal lucu, perempuan ini seketika bersedih mengetahui mulutnya tak bisa menutup. Dia harus menjalani perawatan kemudian akibat rongga mulutnya mengalami dislokasi.

Tertawa merupakan bentuk reaksi alamiah tubuh terhadap sesuatu. Namun, tertawa memang musti sesuai dengan kondisi dan situasi. Berlebih dalam tertawa juga sebenarnya tidak baik.

Itulah yang dirasakan wanita asal China yang tak disebutkan namanya ini. Rahang mulutnya terus terbuka setelah dirinya tertawa dengan melebarkan mulutnya. Kelewat membuka mulut saat tertawa, wanita ini pun mengalami dislokasi rahang.

Insiden itu terjadi di saat dirinya berada di sebuah kereta di Stasiun Guangzhou. Kisah medis perempuan inilah yang menjadi keterangan Dokter Luo Wensheng yang kebetulan berada di gerbong yang sama dengan pasien.

Luo awalnya naik kereta dari Kunming, dan hendak menuju ke Rumah Sakit Liwan ketika dia mendengar ada pengumuman orang yang mendadak sakit di gerbongnya.

Dia bergegas membantu dan menemukan seorang penumpang wanita dengan mulut yang tak bisa tertutup dan terus-menerus mengeluarkan air liur.

Dilaporkan Oddity Central, Dokter Luo awalnya mengira bahwa penumpang wanita itu menderita stroke hingga dia memutuskan berbicara dengan saksi mata. Dari situ seperti dilaporkan Guancha News, barulah Luo menyadari bahwa perempuan itu tidak bisa menutup mulutnya karena dia tertawa keras-keras.

"Dia berliur. Jadi awalnya saya mengira dia menderita semacam strok. Namun saat memeriksa tekanan darahnya, dia normal. Jadi saya sedikit bertanya," katanya.

Berdasarkan penuturan penumpang yang lain maupun si wanita, Luo berkesimpulan bahwa dia menderita dislokasi di bagian rahang sehingga tak bisa menutup.

Sayangnya, Luo bukanlah pakar di bidang itu. Sehingga Luo sendiri berada di situasi yang tidak mengenakkan karena dia harus memperbaiki wajah si wanita. Luo kemudian mengatakan bahwa dia akan mencoba membantu.

Namun ada kemungkinan dia akan gagal. Meski begitu, wanita itu tetap ingin mencoba. Dia mengungkapkan pada percobaan pertama, dia gagal karena penumpang yang tak disebutkan identitasnya itu gugup sehingga otot wajahnya tegang.

Luo menasihat wanita itu supaya pergi ke rumah sakit. Tetapi staf kereta kemudian menuturkan bahwa jarak terdekat adalah satu jam. Pemberitahuan itu membuat si wanita sangat gelisah dan dia ingin supaya rahangnya dibetulkan.

Luo kemudian menyanggupi untuk bergegas mengobatinya. Mencoba untuk yang kesekian kalinya, kali ini, percobaan Luo berhasil. Rahang sang pasien telah kembali ke lokasinya.

Perempuan ini pun tak henti-hetinya mengucapkan terima kasih.

Si penumpang mengaku sebelumnya, dia pernah mengalami dislokasi mulut yang disebabkan muntah sewaktu hamil sebelum kembali mengalaminya karena tertawa.

Related

World's Fact 4510064556313340821

Recent

item