Ini 5 Dampak yang Terjadi Jika Terlalu Memenuhi Ekspektasi Orang Lain


Naviri Magazine - Dalam menjalani kehidupan sehari-hari, tentu cobaan akan datang. Tak hanya masalah cinta atau karir, kadang juga dari dirimu sendiri. Salah satunya ketika kamu terlalu memenuhi ekspektasi orang lain yang malah membuatmu makan hati. 

Memang, pada dasarnya kita diciptakan dengan memiliki sikap ingin menjadi yang terbaik. Namun, ketika kamu menjadikan ekspektasi orang lain sebagai bahan kebahagiaanmu, maka kamu akan haus validasi, bukan kepercayaan diri sendiri. 

Ada beberapa dampak buruk yang akan terjadi jika kamu selalu berusaha memenuhi ekspektasi orang lain. Simak pembahasan ini agar kamu bisa belajar.

1. Kamu selalu menggantungkan kebahagiaan berdasarkan validasi orang lain

Dampak buruk yang pertama adalah kamu gak akan mampu membuat bahagia versi dirimu sendiri. 

Kalau kamu selalu menggantungkan patokan bahagia berdasarkan validasi orang lain, maka kamu akan bingung apa arti bahagia yang sebenarnya menurutmu? Jika hal itu terjadi, alhasil hidupmu hanya akan tentang anggapan orang lain sehingga kebahagiaan sejati sulit terjadi.

2. Kamu akan merasa terbebani dalam menjalani kehidupan sehari-hari

Tidak hanya susah menemukan kebahagiaan sejati, kamu juga akan senantiasa merasa terbebani jika sering memenuhi ekspektasi orang lain. Ini dikarenakan kamu selalu berusaha untuk tidak membuat kesalahan agar tidak dihujat orang lain.

Sekilas, kamu jadi berhati-hati dalam bersosialisasi. Namun, pada kenyataannya terasa tertekan sebab kamu menjalani kehidupan yang bukan seperti keinginan. Mulai sekarang, coba berhenti dari kebiasaan tersebut sebab hanya akan membuatmu tersiksa.

3. Kamu akan cenderung meremehkan kemampuan diri sendiri

Terlalu sering memikirkan ekspektasi orang lain hanya akan membuatmu mudah meremehkan kemampuan diri sendiri. Hal itu bisa terjadi karena kamu hanya fokus pada cibiran buruk dari orang lain tentangmu. Jadinya, kamu jarang mengapresiasi semua usahamu. 

Padahal, kamu perlu menghargai setiap jerih payah yang telah dilakukan oleh diri sendiri, lho. Agar hal tersebut tidak terjadi, cobalah untuk tidak meremehkan diri sendiri, ya.

4. Kamu akan menggunakan berbagai cara agar ekspektasi terpenuhi, meskipun menyakitkan

Seseorang yang sering berusaha memenuhi ekspektasi orang lain identik dengan sikap pekerja keras namun dalam konteks negatif.

Jika biasanya seseorang akan bekerja keras demi pencapaian diri sendiri, namun dalam hal ini kamu lakukan untuk pemenuhan ekspektasi orang lain. Kamu pun akan berusaha melakukan hal-hal meskipun di luar kemampuanmu.

Jika terus dilakukan, cepat atau lambat hal itu akan menyiksamu.

5. Jika gagal memenuhi ekspektasi orang lain, kamu akan stres

Sebelumnya telah disebutkan bahwa seseorang yang terbiasa memenuhi ekspektasi orang lain akan cenderung mau melakukan segalanya. Jika tidak dihentikan, hal buruk akan terjadi yakni stres berkepanjangan jika kamu gagal dalam memenuhi ekspektasi. 

Stres yang timbul bukan karena kecewa, melainkan takut terhadap hujatan orang lain. Hal buruk semacam ini gak boleh terjadi, sebab kegagalan adalah hal yang wajar. 

Setelah membaca artikel ini, kurangi memenuhi ekspektasi orang lain terhadap kamu. Ingatlah bahwa yang menyelamatkan hidupmu dari keterpurukan adalah dirimu sendiri, bukan ekspektasi orang lain. Semangat!

Related

Psychology 4429276735840786239

Recent

item